Bersama dr. Boyke 7 : Sex Selama Puasa

b7Tanya :

Dok, saya perempuan berusia 34 tahun dengan 1 anak berusia 2 tahun. Masa perkawinan saya saat ini sedang asyik-asyikya, karena kami masing-masing sudah tahu apa yang diinginkan dalam berhubungan sex. Artinya, tidak ada egoisme perorangan dalam hubungan suami istri ini.

Karena itu, saat memasuki bulan puasa ini, beberapa pekan terakhir ini kami dilanda kegelisahan yang luar biasa. Maklum, masa “bulan madu” yang tercipta dalam 6 bulan terakhir ini sempat menimbulkan keraguan. Karena biasanya kami berhubungan badan 3 kali seminggu, tetapi dua pekan terakhir ini nyaris baru dua kali.

Sebenarnya aturan main dalam berhubungan sex di bulan puasa ini seperti apa? Apakah sebaiknya kegiatan sex dalam keluarga dihentikan atau dihindari? Atau, apakah hubungan sex masih bisa dilakukan? Bagaimana hubungan sex yang baik di bulan puasa? Apakah ada pembatasan-pembatasan tertentu – untuk tidak melanggar norma – dalam melakukan hubungan sex di bulan puasa?

Sebagai penganut Muslim, kami sekeluarga biasa melakukan kegiatan berpuasa bersama dengan sebaik-baiknya. Tentu ada irama perubahan dalam kehidupan keseharian kita. Selain anggota keluarga wajib melakukan kegiatan shalat lima waktu, juga ada saat manakala kita semua harus berbuka puasa pada saat magrib dan ada kegiatan sahur pada dinihari.

Pertanyannya, kapan saat yang paling tepat untuk melakukan hubungan sex di bulan puasa?
Ibu SA – Mampang, Jakarta Selatan

Jawab dr. Boyke:

Penelitian di Klinik Pasutri, aktivitas sex di bulan puasa menurun sampai 50 persen. Itu wajar saja karena memang pasutri (pasangan suami istri) di bulan Ramadan lebih mengutamakan memperbanyak ibadah pada Yang Maha Kuasa.

Walaupun demikian, kegiatan sex jangan dihentikan karena sex merupakan ekspresi cinta antara suami istri. Lakukanlah sex setelah kegiatan ritual agama selesai (misal setelah sholat tarawih, atau selesai tadarus).

Melakukan hubungan sex menjelang sahur pun merupakan pengalaman menyenangkan, karena setelah itu, suami dan istri dapat melakukan mandi junub bersama-sama dengan air hangat dan mempersiapkan hidangan sahur.

Romantis bukan? Pembatasan sex di bulan puasa hanyalah pada siang hari. Setelah kita berbuka, sex boleh dilakukan, hanya saja jangan dalam keadaan makanan masih penuh dalam lambung. Tunggu 1-2 jam sehabis makan, agar sex yang dilakukan lebih nyaman.

Sumber : Suara Karya

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*